1.
Konjungsi
Kata penghubung “dan” pada pernyataan
majemuk dilambangkan dengan “Ʌ” yang disebut konjungsi.
Misalkan, p dan q adalah
pernyataan. Pernyataan majemuk p dan q
disebut konjungsi dari p dan q dilambangkan dengan “ pɅq “. Konjungsi bernilai benar jika p dan q keduanya adalah
benar, konjungsi bernilai salah jika salah satu p atau q (atau
keduanya)adalah salah. Defenisi ini dapat dirangkum dalam table kebenaran
seperti dibawah ini :
|
p
|
q
|
pɅq
|
|
B
|
B
|
B
|
|
B
|
S
|
S
|
|
S
|
B
|
S
|
|
S
|
S
|
S
|
Contoh :
ó p : Jumlah sudut segitiga adalah 360°.
q : 16 adalah bilangan kuadrat.
Jawab
P salah, dan q benar maka
pɅq : jumlah sudut segitiga adalah 360° dan 16 adalah bilangan kuadrat (salah).
2.
Disjungsi
Disjungsi pernyataan p dan q adalah
pernyataan majemuk p atau q, ditulis pvq.
Misalkan, p dan q adalah pernyataan.
Pernyataan majemuk p atau q disebut disjungsi dari p dan q, dilambangkan dengan
pvq. Disjungsi pvq bernilai benar jika salah satu p atau q atau keduanya adalah
benar, disjungsi adalah salah hanya jika p dan q keduanya adalah salah.
Defenisi ini dirangkum dalam tabel kebenaran seperti dibawah ini :
|
p
|
q
|
pvq
|
|
B
|
B
|
B
|
|
B
|
S
|
B
|
|
S
|
B
|
B
|
|
S
|
S
|
S
|
3.
Implikasi
Implikasi p -> q (jika p maka q)
dengan p sebagai hipotesis dan q sebagai konklusi adalah salah hanya jika
hipotesis p benar, tetapi konklusi q salah: untuk kasus lainnya implikasi
adalah benar.
4.
Biimplikasi
Biimplikasi p ó q (p jika dan hanya jika q) adalah
benar jika p dan q keduanya adalah benar atau jika keduanya p dan q keduanya
adalah salah ; untuk kasus lainnya biimplikasi adalah salah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar